intruksi aksi nasional

Intruksi Aksi Nasional

Penolakan Kenaikan Harga BBM

Rezim SBY-JK gagal menjaga ketahanan energi nasional…!!!

Tolak kenaikan harga BBM….!!!

Tolak pemiskinan rakyat…!!!

Krisis energi yang melanda dunia belakangan ini, ditandai dengan semakin meningkatnya ketegangan di kawasan timur tengah. Kawasan yang mengandung sebagian besar minyak dunia ini menjadi sentral kawasan yang diperebutkan oleh negara-negara industri besar untuk menyelamatkan industri nasionalnya. Sebut saja Amerika, Uni Eropa, Jepang, Korea, RRC, India berlomba-lomba menyedot cadangan minyak dunia untuk cadangan energi nasionalnya. Prakondisi kompetisi yang terkendali membuka peluang untuk memacetkan supply. Artinya, dunia dalam ambang puncak benturan negara-negara besar. Situasi ini diperparah dengan permainan para spekulan di bursa komoditas energi. Interaksi pasar yaitu perimbangan antara permintaan dan penawaran menjadi arena yang sukar terdeteksi dan dikendalikan oleh negara. Dalam pandangan kita inilah unsur pokok pembentuk harga minyak mentah dunia.

Rencana kenaikan harga BBM bukan hanya sekedar berdampak memiskinkan rakyat. lebih dari itu negara telah mengabaikan hak-hak rakyat. Dalam persoalan pengadaan hak atas energi, negara telah menyerahkan sepenuhnya kepada mekanisme pasar. Yaitu pada kekuatan tawar-menawar antara pembeli dan penjual. Dengan kata lain dengan mengambil langkah liberalisasi energi pemerintah sama dengan tidak bertanggung jawab terhadap hak pemenuhan atas energi yang murah warganya.

Dalam konteks ini, sebagai pengelola negara seharusnya Rezim SBY- JK telah memiliki desain garis politik ketahanan energi nasional dalam jangka panjang. Keterdesakan akan percepatan situasi, selalu menjadi alasan mengapa harga BBM dalam negeri selalu dinaikan. Akibatnya perkembangan dinamika harga minyak dunia, oleh rezim SBY-JK selalu hanya direspon dengan menaikan harga BBM di dalam negeri. Hal ini jelas menandakan tidak adanya keberpihakan SBY-JK pada nasib jutaan kaum miskin Indonesia. Logika dasar yang dibangun Rezim SBY-JK bahwa, untuk menyelamatkan APBN akibat meningkatnya harga minyak dunia, satu-satunya jalan adalah hanya dengan menaikan harga BBM di dalam negeri, tidak dapat diterima…!!! Pemerintah seharusnya lebih berpihak pada rakyat dalam merumuskan kebijakannya. Beberapa langkah langkah alternative pada dasarnya dapat dilakukan dengan tanpa mengorbangkan rakyat miskin. Selain secara prinsip politik langkah menaikan harga BBM jauh dari keberpihakan, skema pemerintah dalam menanggulangi dampak kenaikan harga BBM sangat tidak aplikatif (tidak realistis untuk dapat dioperasionalkan). Berangkat dari situasi diatas maka dengan ini kami menyatakan sikap:

  1. Menilai SBY-JK gagal memenuhi hak dasar rakyat atas energi murah..!!!
  2. Menolak rencana kenaikan harga BBM yang berakibat memiskinkan rakyat..!!!
  3. mendesak kepada pemerintah untuk melakukan efisiensi anggaran yang tidak langsung berhubungan dengan rakyat
  4. mendesak pemerintah untuk me renegosiasi seluruh kontrak karya minyak dan gas
  5. laksanakan moratorium dan hair cut hutang luar negeri
  6. Cabut subsidi pebankan yang menyebabkan beban APBN
  7. Tuntaskan kasus BLBI dan sita aset-asetnya untuk subsidi terhadap rakyat dan stop bayar bunga 60 triliun/tahun
  8. Menyurukan kepada seluruh komponen bangsa buruh, tani, nelayan dan kaum miskin Indonesia untuk bersatu padu bersama mahasiswa merebut hak-hak dasar rakyat

Dedy Rachmadi Rendra Falentino

Ketua sekjen

Advertisements

Leave a comment

No comments yet.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s